wa jā'at kullu nafsim ma‘ahā sā'iquw wa syahīd(un).
Terjemahan: Setiap orang akan datang bersama (malaikat) penggiring dan (malaikat) saksi.
Tafsir Kemenag
Ayat ini menerangkan bahwa tiap-tiap diri akan datang kepada Tuhannya pada hari Kiamat dengan disertai malaikat pengiring dan malaikat penyaksi atas segala amal perbuatannya ketika hidup di dunia.